ABUJAPI Sultra Siapkan 90 BUJP untuk Dukung Program Polisi Peduli Pengangguran

waktu baca 4 menit
Kamis, 22 Okt 2026 13:22 4 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI – Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan komitmennya mendukung program Kapolri, Polisi Peduli Pengangguran, melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga penyaluran tenaga kerja ke berbagai sektor industri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi ABUJAPI bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dan dunia usaha untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya warga usia produktif yang belum memiliki pekerjaan.

Ketua BPD ABUJAPI Sultra, Den Ayu Kanem Kalsum, S.H., M.H., menegaskan peran strategis industri jasa pengamanan dalam mendukung penyerapan tenaga kerja. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan tatap muka Kapolda Sultra bersama Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), perusahaan pengguna jasa pengamanan, dan masyarakat pencari kerja di Aula BPMP Sultra, Kamis (22/10/2026).

Den Ayu mengungkapkan, ABUJAPI Sultra memiliki 90 BUJP yang terdaftar sebagai anggota. Jumlah tersebut terdiri atas 54 BUJP penyedia tenaga satuan pengamanan (Satpam), 17 BUJP jasa pelatihan, tujuh BUJP jasa kawal angkut uang, empat BUJP jasa penerapan peralatan keamanan, lima BUJP jasa konsultasi keamanan, dan tiga BUJP jasa penyedia satwa.

Dari keseluruhan BUJP tersebut, tercatat sebanyak 10.091 personel Satpam berada dalam pengelolaan industri jasa pengamanan di Sulawesi Tenggara. Sebanyak 9.227 orang di antaranya telah mengikuti pelatihan, sedangkan 864 orang lainnya belum mengikuti pelatihan.

“Data tersebut menunjukkan besarnya potensi industri jasa pengamanan dalam mendukung penyerapan tenaga kerja sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan melalui jalur pelatihan dan sertifikasi profesi,” ungkapnya.

ABUJAPI Jadi Penghubung Pencari Kerja dan Dunia Usaha

Dalam mendukung program Polisi Peduli Pengangguran, ABUJAPI Sultra melalui BUJP anggotanya mengambil peran sebagai penghubung antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga pengamanan.

Peran tersebut dijalankan melalui sejumlah langkah, mulai dari memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi kompetensi, membantu penyaluran tenaga kerja, hingga memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan dunia usaha.

Pada aspek peningkatan kompetensi, ABUJAPI Sultra mendorong kerja sama dengan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sultra serta dukungan sarana dan prasarana dari BPMP Provinsi Sultra untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat usia produktif.

“Peserta yang mengikuti program diharapkan memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, termasuk pelatihan dasar Satpam atau Gada Pratama, penguatan soft skill, serta keterampilan teknis lainnya sesuai persyaratan profesi,” tuturnya.

Melalui pembekalan tersebut, para pencari kerja diharapkan memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan sehingga peluang mereka untuk memasuki dunia kerja formal semakin terbuka.

Tidak hanya berfokus pada pelatihan, BUJP juga berperan dalam menyalurkan tenaga kerja kepada perusahaan pengguna jasa pengamanan. Peserta yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi berpeluang ditempatkan sesuai kebutuhan perusahaan dan jaringan kemitraan BUJP.

Dengan demikian, pelatihan yang diberikan tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk mempertemukan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan nyata dunia usaha.

Optimalkan Peran Bhabinkamtibmas

Dukungan terhadap program Polisi Peduli Pengangguran juga dapat diperkuat melalui koordinasi antara kepolisian, BUJP, dan masyarakat.

Dalam skema tersebut, Bhabinkamtibmas dapat membantu mendata warga yang membutuhkan pekerjaan di tingkat kelurahan. Data pencari kerja selanjutnya dikoordinasikan dengan BUJP dan dunia usaha untuk disesuaikan dengan kualifikasi serta kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

Pendekatan ini diharapkan membuat proses pencarian dan penyaluran tenaga kerja lebih terarah. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai peluang kerja, sementara perusahaan memiliki akses untuk menjangkau calon tenaga kerja sesuai kebutuhan operasionalnya.

Bagi ABUJAPI Sultra, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci memperluas penyerapan tenaga kerja, terutama di sektor jasa pengamanan yang membutuhkan personel terlatih, disiplin, bertanggung jawab, dan profesional.

Satpam, Profesi dan Peluang Kerja

ABUJAPI Sultra juga mendorong masyarakat untuk melihat profesi Satpam sebagai salah satu pilihan karier di sektor formal.

Menurutnya, profesi Satpam bukan sekadar pekerjaan untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun ruang publik.

Karena itu, calon tenaga pengamanan perlu mempersiapkan diri melalui pelatihan, pembentukan karakter, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab profesi.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, ABUJAPI bersama BUJP anggota dan dunia usaha berkomitmen membantu menghubungkan, mengarahkan, dan mendampingi calon tenaga kerja agar memiliki kesiapan memasuki dunia kerja.

ABUJAPI Sultra berharap kegiatan tatap muka tersebut menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara kepolisian, pemerintah daerah, asosiasi, BUJP, perusahaan pengguna jasa, dan masyarakat pencari kerja.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut melalui program pelatihan, sertifikasi, pendataan kebutuhan tenaga kerja, serta penyaluran calon pekerja yang memenuhi persyaratan.

Dengan dukungan 90 BUJP anggota dan potensi penyerapan tenaga kerja di sektor jasa pengamanan, ABUJAPI Sultra optimistis dapat mengambil bagian dalam menyukseskan program Kapolri Polisi Peduli Pengangguran.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pengurangan pengangguran di Sulawesi Tenggara. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA