Pertamina Tinjau Program TJSL Komunitas Tuli Peduli Bitung, Dorong Kesetaraan dan Pemberdayaan Disabilitas

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Jan 2026 11:15 90 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, BITUNG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Dewan Komisaris dan Komite PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Komunitas Tuli Peduli Bitung (KALEB), Kamis (15/1/2026).

Program KALEB merupakan program binaan Integrated Terminal (IT) Bitung yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas tuli, dengan tujuan meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta peran aktif komunitas secara sosial dan ekonomi.

Kunjungan yang berlangsung di lokasi komunitas KALEB ini menjadi momentum bagi Pertamina untuk memastikan bahwa program TJSL tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga memberikan ruang kesetaraan dan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Independen Condro Kirono, didampingi Komite Audit Mohammad Imran Zulkarnain Duki serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko Muhammad Arfan. Turut hadir Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran manajemen.

Selama kunjungan, rombongan meninjau langsung berbagai aktivitas komunitas dan berinteraksi dengan para anggota KALEB. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Condro Kirono mencoba belajar bahasa isyarat secara langsung, dipandu oleh anggota komunitas tuli.

“Bagi saya ini pengalaman yang sangat bermakna. Belajar bahasa isyarat secara langsung memberi pemahaman baru tentang pentingnya empati, kesetaraan, dan ruang yang inklusif. Program KALEB menunjukkan bahwa CSR Pertamina hadir dengan pendekatan kemanusiaan yang nyata,” ujar Condro Kirono.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa KALEB merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan yang setara dan inklusif.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan setiap individu memiliki peluang yang sama untuk berkembang. KALEB menjadi bukti bahwa Pertamina hadir merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” jelasnya.

Sementara itu, Local Hero KALEB Donna Christha Renata menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan dukungan yang diberikan Pertamina kepada komunitas tuli di Bitung.

“Pendampingan dari Pertamina membuat kami merasa diakui dan dilibatkan. Kami menjadi lebih percaya diri dan berani berinteraksi serta menunjukkan bahwa kami juga mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” ungkap Donna melalui bahasa isyarat.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi T. Muhammad Rum menambahkan bahwa Program Komunitas Tuli Peduli Bitung sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“KALEB mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 10 tentang Mengurangi Kesenjangan. Program TJSL ini dirancang tidak sekadar sebagai bantuan, tetapi untuk memberdayakan komunitas dan membuka ruang kesetaraan bagi penyandang disabilitas,” jelasnya.

Melalui kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang inklusif dan berkelanjutan, selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA