BritaTOP.Com, KENDARI – Pelaksana tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., berpesan kepada 735 wisudawan dan wisudawati agar terus belajar, menjaga integritas, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
Pesan tersebut disampaikan Prof. Khairul Munadi dalam sambutannya pada prosesi wisuda 735 lulusan UHO, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi berbagai peluang dan tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Atas nama keluarga besar UHO, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan tahapan pendidikan mereka.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan para mahasiswa. Di balik pencapaian itu, terdapat doa orang tua, dukungan keluarga, serta bimbingan para dosen yang turut mengantarkan para lulusan hingga mencapai hari yang membahagiakan.
“Kepada para orang tua, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Halu Oleo,” ungkapnya.
Rektor juga mengajak seluruh wisudawan memberikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah mendampingi perjalanan pendidikan mereka.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Khairul Munadi turut memberikan apresiasi kepada seluruh lulusan terbaik, khususnya Dwi Riska Amalia dari Fakultas Pertanian yang berhasil meraih predikat lulusan terbaik tingkat universitas.
Dwi Riska Amalia mencatatkan prestasi akademik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 dan masa studi selama 3 tahun 11 bulan.
Tiga Pesan untuk Para Lulusan
Dalam sambutannya, Rektor UHO menitipkan tiga pesan penting sebagai bekal bagi para lulusan dalam menapaki perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Pesan pertama adalah agar para lulusan tidak pernah berhenti belajar. Menurutnya, perkembangan dunia berlangsung sangat cepat, seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang mengubah cara manusia bekerja dan berkarya.
Karena itu, kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperbarui pengetahuan menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan zaman.
“Ijazah menandai selesainya pendidikan formal, tetapi bukan berakhirnya proses belajar,” pesannya.
Pesan kedua adalah menjaga integritas dan karakter. Ia menilai kecerdasan dan kompetensi memang penting untuk meraih keberhasilan, tetapi keduanya harus disertai kejujuran, tanggung jawab, kerendahan hati, dan sikap dapat dipercaya.
Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kompetensi membuka kesempatan, tetapi karakter menentukan seberapa jauh Saudara dapat melangkah,” tegasnya.
Pesan ketiga, para lulusan diharapkan menjadi insan yang membawa manfaat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari jabatan, penghasilan, atau penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi orang lain.
Rektor berharap lulusan UHO mampu menjadi pencipta peluang, bukan sekadar pencari peluang, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Di mana pun Saudara berada, bawalah semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
UHO Berkomitmen Terus Berbenah
Di hadapan para wisudawan, Rektor UHO juga menegaskan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan akademik, serta pembenahan sarana dan prasarana pendidikan.
Ia mengakui masih terdapat berbagai keterbatasan yang perlu dibenahi. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen UHO untuk terus melakukan perbaikan demi mewujudkan perguruan tinggi yang semakin unggul, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan unsur pendukung universitas atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam mendidik dan melayani mahasiswa.
Kepada para lulusan, Rektor mengingatkan bahwa berakhirnya masa studi tidak berarti terputusnya hubungan dengan almamater.
Para wisudawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar UHO dan diharapkan senantiasa menjaga nama baik universitas serta berkontribusi bagi kemajuannya.
Ia juga mengajak para lulusan berpartisipasi dalam Tracer Study melalui laman tracer.uho.ac.id sebagai bagian dari upaya universitas memantau perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui momentum wisuda tersebut, UHO berharap 735 lulusan yang dikukuhkan dapat melangkah ke masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, serta semangat pengabdian untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. (Red)
Tidak ada komentar