Jaga Stabilitas Energi! Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Penyaluran LPG 3 Kg di Bone, Realisasi Januari 2026 Capai 47.040 Tabung

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Feb 2026 13:54 72 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, BONE — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi LPG 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Bone. Sepanjang Januari 2026, Pertamina merealisasikan penyaluran tambahan LPG 3 Kg secara signifikan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Sebagai langkah responsif di lapangan, Pertamina bersama Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kg pada akhir Januari 2026. Operasi pasar tersebut digelar di sejumlah titik strategis, meliputi Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat, dengan tujuan memastikan LPG bersubsidi dapat diakses langsung oleh masyarakat yang berhak.

Selain operasi pasar, Pertamina juga menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 Kg melalui mekanisme fakultatif dan extra dropping pada beberapa periode di bulan Januari. Secara keseluruhan, realisasi tambahan penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Bone selama Januari 2026 mencapai 47.040 tabung, atau setara sekitar 200 persen dari rata-rata kebutuhan harian, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika konsumsi masyarakat.

Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo, menegaskan bahwa Pertamina secara konsisten memonitor agar distribusi LPG 3 Kg berjalan optimal hingga ke tingkat pangkalan.

“Pertamina mewajibkan seluruh agen untuk menyalurkan LPG 3 Kg langsung ke pangkalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan. Pangkalan juga diarahkan untuk memprioritaskan penyaluran kepada konsumen rumah tangga dan usaha mikro yang berhak menerima LPG bersubsidi,” ujar Wahyu, pada Kamis (5/2/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang berpotensi mengganggu kelancaran distribusi.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan LPG 3 Kg secara bijak sesuai kebutuhan. Penimbunan justru dapat mengganggu distribusi dan merugikan masyarakat lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penguatan pasokan dan distribusi LPG 3 Kg dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta monitoring langsung di lapangan.

“Pertamina Patra Niaga secara konsisten menjalankan monitoring penyaluran bersama instansi terkait di daerah untuk memastikan LPG 3 Kg tersalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Sinergi ini menjadi kunci dalam menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat,” jelas Rum.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone serta aparat penegak hukum guna memastikan penyaluran LPG 3 Kg berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA