Foto bersama seusai pembukaan ICEGPL 2025. BritaTop.Com, KENDARI- Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKendari) membuka The 2nd International Conference on Educational Governance, Policy, and Leadership (ICEGPL) 2025, bertempat di Hotel Zahra Kendari, pada Senin (12/8/2025).
Diikuti secara Dalam Jaringan (Daring) oleh peserta dari berbagai negara. Forum ini menjadi ajang akademik internasional untuk berbagi pengetahuan, hasil penelitian, dan praktik terbaik di bidang tata kelola, kebijakan, dan kepemimpinan pendidikan.
Rektor UMKendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng menegaskan, konferensi ini merupakan momentum membangun komitmen global untuk memastikan akses pendidikan yang setara dan berkualitas. “Konferensi ini bukan sekadar pertemuan intelektual, tetapi juga wujud tekad bersama menjembatani kesenjangan melalui tata kelola yang inovatif, kebijakan transformatif, dan kepemimpinan visioner,” ujarnya.
Mengusung tema Kepemimpinan Inklusif, Kolaboratif, dan Adaptif terhadap Perubahan Zaman, ICEGPL 2025 digelar oleh Program Magister Administrasi Pendidikan UMKendari. Selain sesi pleno, kegiatan juga dilengkapi seminar dan lokakarya untuk memperkuat kapasitas dosen, peneliti, guru, dan mahasiswa dalam merespons isu strategis pendidikan, selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas.
Konferensi ini diikuti peserta dari 20 universitas dalam dan luar negeri dengan total 104 peserta. Sejumlah pembicara kunci hadir, di antaranya Assoc. Prof. Ts. Dr. Mohd Herwan Sulaiman dari UMPSA Malaysia, Lito Oliver Coronado dari Bina Bangsa School Indonesia–Filipina, Dr. Sushma Jaiswal dari India, Ayanita Banerjee dari AS, Gina Barlis Garcia dari Filipina, Prince Moses Adeleke Adeoye dari Nigeria, Prof. Dr. H. Badrudin dari Indonesia, serta Noor Azlan Ahmad Zanzali dari Universiti Muhammadiyah Malaysia.
Diskusi dalam konferensi ini diarahkan untuk merumuskan strategi menghapus ketimpangan pendidikan dan membuka peluang kolaborasi lintas negara. “Semoga pembahasan kita menginspirasi kemajuan menuju dunia yang lebih adil dan terdidik,” kata Nurdin sebelum secara resmi membuka konferensi. (Fug)
Tidak ada komentar