DEN dan UIN Kendari Perkuat Literasi Energi Mahasiswa Sultra

waktu baca 3 menit
Kamis, 24 Sep 2026 22:40 4 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI – Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari menggelar sosialisasi kebijakan energi, isu strategis, dan cadangan energi sebagai upaya memperkuat pemahaman publik terhadap kebijakan serta kondisi energi nasional dalam jangka panjang.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I UIN Kendari, Dr. Jumardin La Fua, M.Si., dan diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Sulawesi Tenggara. Sosialisasi berlangsung di Amphitheater UIN Kendari, Kamis (17/9/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Jumardin menyambut baik pelaksanaan sosialisasi yang dinilai menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai isu energi nasional.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun literasi publik sekaligus mendorong lahirnya kajian, gagasan, dan inovasi yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan sektor energi.

“Kegiatan ini penting untuk diikuti sebagai upaya kita dalam mendukung kekuatan energi nasional. Masyarakat, apalagi mahasiswa, perlu diberikan literasi yang lebih luas dalam memahami kebijakan dan memanfaatkan energi,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Dewan Energi Nasional, Trios Dilisusendi, S.T., M.E., menjelaskan bahwa kebijakan energi nasional memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan sektor energi Indonesia.

Kebijakan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penyediaan dan pemanfaatan energi, pengembangan energi baru dan energi terbarukan, hingga upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Trios mengatakan, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN).

“Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa, mengenai kebijakan dan kondisi energi nasional.

Menurutnya, literasi energi yang baik diperlukan agar masyarakat tidak hanya memahami kebijakan pemerintah, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam penggunaan energi secara berkelanjutan, andal, dan berketahanan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap pemahaman masyarakat mengenai kebijakan dan kondisi energi nasional semakin meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi publik mengenai sektor energi. Dengan pemahaman yang lebih baik, kebijakan energi diharapkan dapat diterima dan dipahami secara lebih luas oleh masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara juga dinilai penting karena generasi muda memiliki peran dalam membangun kesadaran energi di tengah perubahan kebutuhan dan tantangan sektor energi ke depan.

Melalui kolaborasi antara DEN dan perguruan tinggi, literasi energi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat berkembang menjadi ruang diskusi, kajian akademik, serta gagasan yang mendukung penguatan ketahanan energi nasional.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami lebih jauh arah kebijakan energi Indonesia serta berbagai isu strategis yang akan memengaruhi keberlanjutan pembangunan di masa mendatang. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA