Perumda Sultra–Pemkot Kendari Perkuat Kolaborasi, Kawasan MTQ Disiapkan Jadi Ikon Ekonomi Tertib dan Modern

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 21:18 37 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI – Sinergi antara Perumda Sultra dan Pemerintah Kota Kendari kian diperkuat dalam upaya menata kawasan MTQ sebagai pusat ekonomi baru yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis menyusul pesatnya pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, terutama selama gelaran Harmoni Sultra yang sukses menarik ribuan pengunjung dan menghidupkan pelaku UMKM.

Direktur Perumda Utama Sultra, Akhmad Rizal, menegaskan bahwa pengelolaan kawasan MTQ tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait.

“Perumda dan Pemkot harus berjalan beriringan. Kawasan ini sudah berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi, sehingga tata kelolanya juga harus dibangun bersama agar tetap tertib dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kolaborasi ini, Perumda Sultra berperan sebagai pengelola kawasan, sementara Pemkot Kendari melalui dinas teknis mengambil peran penting dalam aspek penataan lalu lintas, ketertiban umum, serta pengelolaan kebersihan.

Penataan parkir menjadi salah satu fokus utama. Dinas Perhubungan Kota Kendari diharapkan memperkuat pengawasan dan penertiban kendaraan agar tidak lagi memadati badan jalan. Di sisi lain, Satuan Polisi Pamong Praja didorong aktif menjaga ketertiban pedagang agar tidak mengganggu fungsi trotoar sebagai ruang pejalan kaki.

Tak kalah penting, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian bersama. Pemkot Kendari melalui instansi kebersihan akan memperkuat armada pengangkutan dan fasilitas pendukung, sementara Perumda memastikan sistem pengelolaan kawasan berjalan optimal.

Rizal menilai, kolaborasi ini bukan hanya soal penataan, tetapi juga tentang menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat yang bergantung pada aktivitas di kawasan MTQ.

“Kalau kawasan ini tertib, bersih, dan nyaman, maka pengunjung akan terus datang. Dampaknya, UMKM bisa berkembang dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” jelasnya.

Ke depan, kawasan MTQ Kendari diproyeksikan menjadi pusat ekonomi kreatif yang terintegrasi, memadukan sektor kuliner, hiburan, dan seni budaya dalam satu kawasan yang tertata.

Melalui kolaborasi kuat antara Perumda Sultra dan Pemkot Kendari, kawasan MTQ diharapkan tidak hanya ramai, tetapi juga menjadi simbol wajah baru kota yang modern, rapi, dan berdaya saing. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA