Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gandeng Komunitas Tuli Peduli Bitung Hadirkan Edukasi Bahasa Isyarat di Sekolah Bitung

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Agu 2025 11:46 62 Tim Redaksi

BritaTop.Com, BITUNG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung berkolaborasi dengan Komunitas Tuli Peduli Bitung (KALEB) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “KALEB Goes to School” di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Bitung, Jumat (29/8/2025).

Mengusung tema “Kenal Isyarat, Dunia Lebih Dekat”, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan bahasa isyarat dasar kepada ratusan siswa dan guru. Para peserta diajak mempelajari abjad A–Z, sapaan sehari-hari, hingga ekspresi dasar seperti senang, sedih, marah, dan lapar. Untuk menambah semangat, panitia juga menghadirkan permainan interaktif seperti Tebak Isyarat dan Jawab Isyarat.

Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa maupun guru. Sejumlah guru menyadari pentingnya bahasa isyarat sebagai langkah awal menciptakan ruang belajar inklusif di sekolah. Bahkan, beberapa siswa menyatakan tertarik untuk membentuk klub bahasa isyarat di sekolah masing-masing.

Integrated Terminal Manager Pertamina Patra Niaga IT Bitung, Muhammad Dody Iswanto, menegaskan bahwa bahasa isyarat bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga simbol penghargaan terhadap keberagaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk didengar dan dimengerti. Keberagaman bukan penghalang, melainkan kekayaan yang harus kita rayakan bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi teman Tuli yang tampil sebagai fasilitator. Mereka mendapat apresiasi karena berperan sebagai pengajar dan berhasil menumbuhkan semangat belajar siswa.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

”Khususnya tujuan pendidikan berkualitas, pengurangan ketimpangan, serta kemitraan untuk mencapai tujuan,” ucapnya.

Acara ditutup dengan pengenalan Komunitas KALEB, pembagian doorprize, dan sesi foto bersama. Senyum para peserta mencerminkan semangat baru untuk membuka ruang komunikasi yang lebih inklusif.

Program “KALEB Goes to School” menjadi bukti bahwa langkah kecil, seperti belajar salam dalam bahasa isyarat, dapat menumbuhkan harapan besar akan dunia yang lebih dekat, ramah, dan penuh empati. (Fug)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA