MUI Sultra Gelar Penyuluhan Agama dan Hukum bagi Anak Binaan Lapas Anak

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Jan 2026 17:18 62 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Komisi Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) menggelar kegiatan penyuluhan agama dan hukum bagi anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menata Diri Menjemput Masa Depan yang Lebih Baik” ini bertujuan memberikan penguatan spiritual, moral, serta kesadaran hukum kepada anak-anak yang tengah menjalani masa pembinaan.

Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI Sultra, Dr. Fahmi Jambak, menegaskan bahwa proses pemasyarakatan tidak boleh hanya berfokus pada disiplin dan aturan administratif semata. Menurutnya, anak binaan sangat membutuhkan pendekatan pembinaan mental dan spiritual agar proses reintegrasi ke masyarakat dapat berjalan secara optimal.

“Pendekatan yang menyentuh aspek kejiwaan dan nilai-nilai kehidupan diyakini mampu membantu anak binaan membangun kesadaran diri serta tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, MUI Sulawesi Tenggara memandang pembinaan keagamaan sebagai bagian integral dari pemenuhan hak anak, khususnya hak atas pengembangan kepribadian. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara MUI, pihak Lapas Anak, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS).

Dalam konteks hukum, Komisi Hukum dan HAM MUI Sultra menekankan bahwa pemidanaan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memperbaiki perilaku. Ceramah keagamaan dinilai sejalan dengan prinsip hukum Islam dan nilai-nilai HAM universal, sekaligus menjadi bagian dari upaya reintegrasi sosial agar anak binaan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, MUI Sultra juga menghadirkan Prof. Dr. Kamaruddin, S.H., M.H., sebagai narasumber. Pakar hukum tersebut memberikan pencerahan serta motivasi kepada anak binaan agar mampu menatap masa depan dengan penuh harapan dan optimisme.

Selain penyuluhan, Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI Sultra turut menyerahkan bingkisan kepada anak binaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Lembaga Pembinaan Anak Sulawesi Tenggara, H. Syahrudin, S.Sos., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut karena dinilai sangat membantu proses pemulihan keimanan dan mental anak-anak binaan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberi dampak besar bagi pembinaan mental serta spiritual anak-anak di lembaga kami,” ujarnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA