Ketua STIE 66 Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.Si. BritaTOP.Com, KENDARI– STIE 66 Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui berbagai program beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif.
Ketua STIE 66 Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.Si mengungkapkan bahwa kampusnya selama ini menjadi salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) dengan jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, kuota KIP Kuliah setiap tahun ditetapkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara. Informasi mengenai jumlah kuota biasanya baru diterima perguruan tinggi pada awal tahun akademik atau awal semester baru.
“Untuk informasi, STIE 66 merupakan PTS yang menerima KIP Kuliah terbanyak di Sulawesi Tenggara. Jumlah mahasiswa penerima KIP Kuliah sudah lebih dari 700 orang,” ujar Prof. Aziz.
Selain program KIP Kuliah, STIE 66 Kendari juga aktif membangun kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan memperoleh bantuan pendidikan bagi mahasiswa.
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, misalnya, memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal daerah tersebut yang memiliki Indeks Prestasi (IP) di atas 3,00. Sementara Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga menyediakan program beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki KTP Konawe Utara.
“Mahasiswa asal Konawe Utara diberikan beasiswa selama memenuhi syarat dan memiliki KTP Konawe Utara,” jelasnya.
Kesempatan serupa juga terbuka bagi mahasiswa asal Kabupaten Konawe Kepulauan. Dalam program ini, mahasiswa dapat mengajukan beasiswa secara mandiri kepada pemerintah daerah, sedangkan pihak kampus bertugas melakukan verifikasi status mahasiswa sebagai salah satu syarat administrasi.
Tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, STIE 66 Kendari juga menjadi penerima program beasiswa dari Bank Indonesia. Setiap tahunnya, puluhan mahasiswa berprestasi memperoleh bantuan pendidikan melalui program tersebut.
Dengan berbagai sumber pendanaan yang tersedia, STIE 66 Kendari optimistis dapat membantu lebih banyak mahasiswa, terutama dari keluarga kurang mampu, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
“Kami terus berupaya memperluas akses beasiswa agar semakin banyak mahasiswa yang bisa kuliah dan menyelesaikan studinya dengan baik,” tutup Prof. Aziz.
Beragamnya program beasiswa yang tersedia menjadi salah satu bukti komitmen STIE 66 Kendari dalam menciptakan pendidikan tinggi yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tenggara. (red)
Tidak ada komentar