INKEIS Sultra dan Saint Paul University Philippines Resmi Teken MoU, Buka Peluang Kolaborasi Akademik Internasional

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 13:42 54 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, PHILIPPINES- Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Sulawesi Tenggara (INKEIS) terus memperluas jejaring akademik internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Saint Paul University Philippines (SPUP) yang berlangsung di President’s Office, Saint Paul University Philippines.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung oleh President Saint Paul University Philippines, Sr. Merceditas Ang, SPC, dan Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Sulawesi Tenggara, Dr. La Ode Muhammad Ady Ardyawan, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan akademik kedua institusi sekaligus mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui kemitraan tersebut, kedua belah pihak sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah internasional, hingga pengembangan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.

President Saint Paul University Philippines, Sr. Merceditas Ang, SPC, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan yang dinilai akan membuka berbagai peluang baru bagi sivitas akademika kedua perguruan tinggi.

Menurutnya, penandatanganan MoU ini menjadi awal dari sebuah kolaborasi yang bermakna antara Saint Paul University Philippines dan Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Indonesia. Dengan semangat saling menghormati dan komitmen bersama untuk mencapai keunggulan, kedua institusi diyakini mampu menciptakan peluang yang lebih besar bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat.

“Bersama-sama kita akan mendorong pertumbuhan akademik, memperkuat pemahaman lintas budaya, mengembangkan riset inovatif, dan membentuk warga dunia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia,” ujar Sr. Merceditas Ang.

Sementara itu, Rektor INKEIS Sulawesi Tenggara, Dr. La Ode Muhammad Ady Ardyawan, mengatakan bahwa kerja sama internasional ini merupakan momentum penting bagi kampus yang dipimpinnya dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi global.

Menurutnya, kemitraan dengan Saint Paul University Philippines akan membuka peluang yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik, memperkuat jejaring internasional, serta menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi INKEIS untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi internasional. Kami berharap kemitraan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, serta kedua institusi dalam menghadapi tantangan global di masa depan,” ungkapnya.

Melalui penandatanganan MoU tersebut, Saint Paul University Philippines dan Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Sulawesi Tenggara berkomitmen membangun hubungan yang berkelanjutan dan produktif. Berbagai program kolaboratif yang akan dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi, baik di Indonesia maupun Filipina.

Kerja sama ini juga menjadi wujud nyata penguatan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Filipina melalui bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Dengan mengusung semangat “Building Global Partnerships for Excellence, Innovation, and Service”, kedua institusi optimistis dapat bersama-sama mewujudkan “Together Towards Global Academic Excellence”, sekaligus mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat internasional. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA