KKI Sultra Gandeng BPS Perkuat Pemanfaatan Data Demografi dan Ketenagakerjaan untuk Hadapi Bonus Demografi

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Mei 2026 10:18 6 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI — Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Cabang Sulawesi Tenggara menggelar rapat pembahasan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara guna membahas potensi pemanfaatan indikator statistik demografi dan ketenagakerjaan di Sultra.

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategis dalam memperkuat penggunaan data statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, khususnya terkait isu kependudukan, ketenagakerjaan, kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga bonus demografi.

Dalam rapat itu, KKI Sultra dan BPS Provinsi Sulawesi Tenggara membahas sejumlah indikator penting, mulai dari struktur penduduk, komposisi usia produktif, rasio ketergantungan, pertumbuhan penduduk, tingkat partisipasi angkatan kerja, tingkat pengangguran terbuka, karakteristik pekerja, hingga dinamika ketenagakerjaan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Ketua KKI Sultra, Ramadhan Tosepu, S.KM., M.Kes., Ph.D menyampaikan bahwa data statistik memiliki peran penting dalam membaca kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara objektif.

“Data demografi dan ketenagakerjaan merupakan dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Melalui kolaborasi dengan BPS, KKI Sultra berharap dapat mendorong pemanfaatan data yang lebih luas, baik untuk kajian, advokasi, maupun rekomendasi kebijakan kependudukan di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar dalam aspek kependudukan, terutama dengan dominasi kelompok usia produktif yang perlu dikelola melalui kebijakan yang tepat dan berbasis data.

Ia menambahkan, potensi bonus demografi tersebut harus ditopang dengan pemetaan data yang akurat, termasuk kondisi pendidikan, pekerjaan, pengangguran, migrasi, hingga distribusi tenaga kerja di daerah.

Sementara itu, perwakilan BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, MA menyambut baik inisiatif KKI Sultra dalam mendorong pemanfaatan data statistik untuk kepentingan pembangunan daerah.

“BPS menyediakan berbagai indikator statistik yang dapat digunakan oleh pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Pemanfaatan data yang tepat akan membantu menghasilkan kebijakan yang lebih berbasis bukti,” ungkapnya.

Selain membahas indikator statistik, rapat tersebut juga membuka peluang kerja sama lanjutan antara KKI Sultra dan BPS, seperti penguatan literasi data kependudukan, penyusunan kajian tematik, diskusi kebijakan berbasis data, hingga pemanfaatan data statistik untuk mendukung program pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, peningkatan kualitas SDM, dan penyerapan tenaga kerja.

KKI Sultra menilai kolaborasi dengan BPS menjadi langkah penting dalam memperkuat budaya pengambilan keputusan berbasis data di Sulawesi Tenggara. Dengan pendekatan tersebut, berbagai isu strategis seperti bonus demografi, pengangguran usia muda, ketimpangan kesempatan kerja, hingga peningkatan kualitas penduduk dapat dianalisis secara lebih komprehensif.

Melalui pertemuan ini, KKI Sultra menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan BPS Provinsi Sulawesi Tenggara dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendorong pembangunan kependudukan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA