IAIN Kendari- Balai Bahasa Sultra Jajaki Kerja Sama Penguatan Bahasa dan Sastra

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 09:20 98 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari bersama Balai Bahasa Provinsi (BBP) Sulawesi Tenggara menggelar audiensi untuk membahas rencana kerja sama dalam meningkatkan pengembangan, pelindungan, dan pembinaan bahasa serta sastra bagi sivitas akademika.

Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektorat IAIN Kendari, Senin (26/1/2025). Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag., didampingi Wakil Rektor III Dr. Sitti Fauziah M., M.Pd., menerima langsung kunjungan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dewi Pridayanti, S.Sos., M.Adm.SDA.

Dalam pertemuan itu, Rektor IAIN Kendari menyambut baik rencana kolaborasi yang diinisiasi kedua lembaga. Ia menjelaskan bahwa dalam upaya meningkatkan kualitas kebahasaan mahasiswa, UPT Bahasa IAIN Kendari telah menjalankan berbagai program, mulai dari pelatihan hingga pelaksanaan uji kemahiran berbahasa bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studi.

Selain penguatan bahasa Indonesia, Prof. Husain Insawan juga menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya. Ia menyampaikan bahwa IAIN Kendari telah menyelesaikan penerjemahan Alquran ke dalam bahasa Tolaki dan saat ini tengah mempersiapkan penerjemahan Alquran ke dalam bahasa Wolio, disusul bahasa Muna dan Moronene.

“Untuk itu kita bisa melakukan kolaborasi menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa Muna. Hal ini saya anggap penting, sebab salah satu tugas kita bersama adalah menjaga bahasa daerah agar tidak tergerus oleh zaman. Kolaborasi ini juga membawa dua misi, yakni misi dakwah dan misi linguistik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dewi Pridayanti, menyatakan dukungannya terhadap rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, selain penerjemahan Alquran ke dalam bahasa daerah, masih terbuka peluang kolaborasi lain yang dapat dikembangkan bersama.

Salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah pelaksanaan sertifikasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi dosen IAIN Kendari sebagai upaya penguatan profesionalisme dan peningkatan mutu kebahasaan di lingkungan akademik.

“Semoga ke depan rencana kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan bahasa serta peningkatan kualitas sivitas akademika,” tuturnya.

Melalui audiensi ini, IAIN Kendari dan Balai Bahasa Sulawesi Tenggara berharap dapat membangun sinergi berkelanjutan dalam penguatan bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa daerah di Sulawesi Tenggara. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA