Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Hukum UHO (kanan) selaku Ketua Tim PKMI UHO, Dr. Sitti Aisah Abdullah, S.H., M.H., bersama Kepala Sub Seksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan LPKA Kelas IIA Kendari, Andi Bali Raja Martandu, S.H., M.H.
BritaTop.Com, KENDARI – Tim Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI-UHO) dengan fokus pada peningkatan kesadaran hukum bagi anak yang bermasalah dengan hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Kota Kendari, Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim, Dr. Sitti Aisah Abdullah, S.H., M.H., bersama anggota tim yakni La Ode Muhamad Sulihin, S.H., M.H., Dewi Ratnasari Rustam, S.H., M.H., Ni Putu Sri Widiasih, S.H., M.H., serta melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Mulia Tie Fauzia.
Dr. Sitti Aisah Abdullah menjelaskan bahwa pelaksanaan PKMI-UHO ini merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penyuluhan hukum tersebut digelar sebagai bentuk kontribusi akademisi terhadap maraknya kasus tindak pidana yang melibatkan anak.
“Peningkatan kesadaran hukum bagi anak binaan di LPKA ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman mereka tentang konsekuensi hukum atas perbuatan yang dilakukan. Banyak dari mereka belum memahami hak dan kewajiban saat menjalani pembinaan,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa rendahnya kesadaran hukum menjadi salah satu faktor yang menyebabkan beberapa anak binaan kembali melakukan tindak pidana setelah bebas. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembinaan perlu diperkuat agar mampu membentuk pemahaman hukum yang lebih kokoh.

Tim Dosen Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo bersama Kepala Sub Seksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan LPKA Kelas IIA Kendari, Andi Bali Raja Martandu, S.H., M.H., saat pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat Internal UHO (PKMI-UHO) di LPKA Kelas IIA Kendari, Senin (17/11/2025).
“Tujuan kegiatan ini adalah mengidentifikasi tingkat kesadaran hukum anak binaan, menganalisis faktor penghambat dan pendukung dalam peningkatan kesadaran tersebut, serta merumuskan strategi pembinaan yang lebih efektif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tim FH UHO berharap kegiatan PKMI ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pemahaman hukum anak binaan serta menjadi rekomendasi bagi LPKA dalam menciptakan model pembinaan yang lebih berorientasi pada rehabilitasi. Dengan kesadaran hukum yang lebih baik, anak binaan diharapkan dapat lebih siap kembali ke masyarakat dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Hukum UHO dalam mendukung upaya pembinaan dan reintegrasi sosial bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum. (Red)
Tidak ada komentar