Wali Kota Kendari Siapkan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan dan Pelayanan Publik Lewat KPPD 2025

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Okt 2025 20:14 42 Tim Redaksi

BritaTop. Com, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Pelaksanaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2025 yang digelar secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Rabu (29/10/2025).

KPPD 2025 dirancang sebagai program strategis untuk memperkuat kapasitas kepala daerah dalam aspek kepemimpinan, manajerial, dan pelayanan publik. Program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi para pemimpin daerah agar lebih adaptif dan inovatif dalam mengelola pemerintahan serta merespons kebutuhan masyarakat secara efektif.

“Penguatan kapasitas kepala daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang tangguh dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” demikian inti pembahasan dalam rapat yang diikuti Wali Kota Kendari dari Command Center Balai Kota Kendari.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), dan bidang sosial. Keenam sektor tersebut menjadi ukuran dasar keberhasilan kinerja pemerintah daerah.

KPPD 2025 akan berlangsung pada 4–18 November 2025, dengan dua lokasi utama yakni Jakarta dan Singapura. Peserta akan mendapatkan pembelajaran yang menggabungkan aspek kebangsaan, kepemimpinan, hingga praktik lapangan. Sesi di Singapura akan memperkaya wawasan peserta mengenai sistem pelayanan publik modern dan efisiensi pemerintahan di tingkat global.

Partisipasi Wali Kota Kendari dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Pemkot Kendari dalam membangun pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi hasil. Langkah ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik serta percepatan pembangunan di tingkat kota. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA