BritaTOP.Com, KENDARI — Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, ST., M.Eng resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Halu Oleo (UHO) dalam upacara akademik yang berlangsung khidmat di Auditorium Mokodompit, Senin (9/2/2026). Pengukuhan tersebut dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan, mulai pimpinan universitas, sivitas akademika, mitra institusi, hingga keluarga besar guru besar yang dikukuhkan.
Prof. Sudarsono dikenal sebagai akademisi teknik dengan rekam jejak internasional. Ia merupakan doktor lulusan Ehime University, Jepang, yang menekuni bidang rekayasa material dan metalurgi, khususnya terkait ketahanan struktur industri. Pengukuhan ini sekaligus menegaskan kontribusinya dalam pengembangan riset dan inovasi yang kini diperkuat di lingkungan Universitas Halu Oleo.
Dalam orasi ilmiah, Prof. Sudarsono mengangkat tema peningkatan sifat mekanik sambungan baja melalui teknologi pengelasan. Ia menekankan pentingnya pemahaman rekayasa material dalam proses penyambungan stainless steel AISI 304 dan baja karbon AISI 1037 menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) guna meningkatkan keandalan dan ketahanan struktur industri.
Menurutnya, sambungan material yang tidak dirancang dengan baik berpotensi menimbulkan kegagalan struktur, seperti retak, deformasi, mulur, hingga kelelahan material. Oleh karena itu, riset di bidang rekayasa material menjadi sangat strategis dalam mendukung keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan infrastruktur nasional, mulai dari sektor manufaktur, perkapalan, konstruksi, hingga industri energi.

Pengukuhan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Prof. Sudarsono merupakan putra daerah asal Kabupaten Wakatobi yang berhasil mencapai jenjang akademik tertinggi. Prestasi ini membuktikan bahwa generasi dari wilayah kepulauan mampu bersaing di tingkat global melalui pendidikan, riset, dan kerja ilmiah yang konsisten.
Dalam kesempatan itu, Prof. Sudarsono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pimpinan Universitas Halu Oleo, Fakultas Teknik, para kolega, dosen, mahasiswa, serta keluarga.
“Capaian ini bukan hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kolaborasi dan dukungan banyak pihak. Semoga amanah guru besar ini dapat saya jalankan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Pengukuhan Guru Besar ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Halu Oleo dalam memperkuat peran akademisi di bidang rekayasa material dan metalurgi, sekaligus mendorong kontribusi ilmu pengetahuan bagi pembangunan industri yang berkelanjutan. (red)
Tidak ada komentar