MUI Sultra Ajak Masyarakat Bermedia Sosial Secara Bijak melalui Pelatihan Jurnalistik

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Jan 2026 17:49 99 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara baik dan bijak. Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Jurnalistik yang digelar bagi organisasi masyarakat (Ormas) Islam serta mahasiswa di Sulawesi Tenggara.

Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik MUI Sultra, Dr. Arzal Tahir, mengatakan pesatnya perkembangan teknologi informasi menuntut adanya penyesuaian dalam metode dakwah. Menurutnya, dakwah di era digital tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga harus mampu memanfaatkan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.

“Perkembangan teknologi informasi sangat pesat, sehingga model dakwah juga harus menyesuaikan dengan teknologi digital. Diperlukan pemahaman bersama agar media sosial digunakan secara baik, benar, dan bernilai positif,” ujar Dr. Arzal, Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, maraknya konten viral di media sosial menuntut masyarakat untuk lebih objektif dan berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya konten yang tidak sejalan dengan nilai-nilai agama.

“MUI Sultra mengambil peran memberikan pemahaman jurnalistik kepada Ormas Islam, pemuda, dan mahasiswa. Kami berharap peserta pelatihan dapat menjadi pelopor dalam bermedia sosial yang baik dan benar, serta mampu mendistribusikan materi dakwah secara visual untuk mengedukasi masyarakat Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI yang diwakili Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI Sultra, Arzidik Asuru, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut adanya transformasi metode dakwah, khususnya melalui pendekatan narasi visual.

Menurutnya, dakwah berbasis visual menjadi salah satu metode yang efektif karena mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat melalui media sosial.

“Mudah-mudahan pelatihan ini memberikan manfaat bagi Ormas Islam dan mahasiswa dalam menggunakan media sosial secara islami, cerdas, sehat, dan bijak, sesuai dengan kaidah-kaidah Islam,” tutupnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA