Alfamidi Kendari Salurkan 3.000 Butir Telur untuk Cegah Stunting pada Peringatan Hari Keluarga Nasional

waktu baca 3 menit
Senin, 29 Jun 2026 19:37 6 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas), Alfamidi Cabang Kendari menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bersama BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, perusahaan ritel tersebut menyalurkan bantuan sebanyak 3.000 butir telur kepada anak-anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Program bantuan ini menyasar 50 anak di Kota Kendari. Masing-masing penerima memperoleh 60 butir telur yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung program percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Tenggara. Selain memberikan bantuan pangan bergizi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin memperkuat peran keluarga dalam menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak dini.

Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Alfamidi Cabang Kendari yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung program pemerintah melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat.

Menurutnya, stunting masih menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari sektor swasta, organisasi masyarakat, maupun keluarga.

“Stunting merupakan tantangan bersama yang penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Kami mengapresiasi kepedulian Alfamidi Cabang Kendari yang telah berkontribusi melalui penyaluran bantuan telur kepada anak-anak yang membutuhkan. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga upaya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tenggara semakin optimal,” ujar Asmar.

Ia menambahkan, pemenuhan gizi yang cukup, khususnya protein hewani, menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah stunting. Karena itu, dukungan berbagai pihak melalui program-program sosial seperti ini dinilai sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Sementara itu, Branch Manager Alfamidi Cabang Kendari, Bagus Sugiarto, mengatakan bahwa program CSR tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata di wilayah operasionalnya.

Menurut Bagus, Alfamidi tidak hanya berfokus pada kegiatan bisnis, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.

“Melalui program CSR ini, Alfamidi ingin berkontribusi dalam mendukung pemenuhan gizi anak sebagai salah satu langkah pencegahan stunting khususnya di Kota Kendari. Bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional, kami berharap bantuan ini tidak hanya bermanfaat bagi para penerima, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama. Terima kasih kepada BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” ungkap Bagus.

Ia berharap kolaborasi antara Alfamidi dan BKKBN dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial lainnya, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan, kegiatan ini juga mempertegas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Keterlibatan dunia usaha dinilai mampu memperkuat berbagai program pemerintah, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional, Alfamidi Cabang Kendari bersama BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara berharap semakin banyak perusahaan dan elemen masyarakat yang turut ambil bagian dalam mendukung pemenuhan gizi anak serta percepatan penurunan stunting.

Dengan semakin luasnya kolaborasi yang terbangun, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, unggul, dan memiliki daya saing tinggi dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Program sederhana seperti pemberian telur bergizi diyakini dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi masa depan anak-anak Indonesia. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA