BritaTOP.Com, KENDARI – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari resmi menjalin kerja sama dengan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) Jobsite MLP melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Agreement/MoA) dalam rangka penguatan pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor pertambangan.
Penandatanganan MoA tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Seminar Bulan K3 Nasional (BK3N) 2026 dan program “PT PPA Goes to Campus 2026” yang digelar di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO Kendari, Sabtu (7/2/2026).
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya mahasiswa dan alumni, dalam pengelolaan keselamatan pertambangan yang berbasis regulasi, standar kompetensi, serta budaya keselamatan kerja yang profesional dan berkelanjutan.
Dekan FKM UHO Kendari, Prof. Dr. Suhadi, S.KM., M.Kes, menyampaikan bahwa penandatanganan MoA ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri pertambangan.
“MoA ini merupakan kerja sama antara FKM UHO dan PT Putra Perkasa Abadi. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan berbagai program pengembangan kompetensi, riset terapan, hingga inovasi di bidang keselamatan pertambangan,” ujarnya.
Melalui MoA tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai bentuk kerja sama, antara lain pelaksanaan seminar dan pelatihan K3 pertambangan, peningkatan kapasitas mahasiswa dan alumni, serta dukungan industri terhadap pengembangan pendidikan dan penelitian di lingkungan FKM UHO.
Sementara itu, Penanggung Jawab Operasional PT Putra Perkasa Abadi Jobsite MLP, Sukardi Yusuf, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menyiapkan calon tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing tinggi di sektor pertambangan.
“Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Dengan MoA ini, kami berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat mengenai keselamatan pertambangan sejak dini sehingga siap bekerja secara profesional, aman, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Penandatanganan MoA ini juga diharapkan menjadi fondasi dalam membangun budaya keselamatan pertambangan yang konsisten dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional 2026.
Melalui sinergi antara FKM UHO dan PT Putra Perkasa Abadi, diharapkan tercipta sumber daya manusia yang unggul, kompeten, serta mampu mendukung operasional pertambangan yang aman dan berkelanjutan di masa mendatang. (red)
Tidak ada komentar