Danlanal Kendari Tekankan Tiga Hal Penting: Kesiapsiagaan, Profesionalisme, dan Sinergi

waktu baca 3 menit
Kamis, 10 Sep 2026 12:51 34 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis, S.T., M.Sc., CHRMP, menekankan tiga hal penting yang harus menjadi pegangan seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI Angkatan Laut dalam menyikapi kondisi dan perkembangan situasi saat ini.

Tiga penekanan tersebut yakni kesiapsiagaan operasi, profesionalisme prajurit, serta penguatan sinergi. Hal itu disampaikan M. Sati Lubis dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut Tahun 2026 di Lanal Kendari, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, ketiga hal tersebut harus berjalan secara bersama-sama untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas dan operasi TNI AL di berbagai kondisi.

Pertama, kesiapsiagaan operasi. Setiap satuan TNI AL dituntut senantiasa berada dalam kondisi siap siaga untuk melaksanakan operasi secara profesional dan efektif di seluruh spektrum operasi.

Kesiapsiagaan tersebut, kata dia, menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tugas dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan terukur, terutama dalam menghadapi dinamika keamanan serta berbagai potensi ancaman di wilayah maritim Indonesia.

Kedua, profesionalisme prajurit. M. Sati Lubis menegaskan pentingnya menjaga disiplin, menjunjung tinggi integritas serta memastikan setiap sikap dan tindakan prajurit mencerminkan kehormatan dan citra TNI AL.

Profesionalisme, menurutnya, bukan hanya ditunjukkan melalui kemampuan dalam menjalankan tugas operasi, tetapi juga melalui sikap, tanggung jawab dan integritas setiap prajurit dalam menjalankan amanah negara.

“Pelihara disiplin, junjung tinggi integritas, dan jaga setiap sikap serta tindakan yang menjadi cerminan kehormatan dan citra TNI AL,” tegasnya.

Ketiga, penguatan sinergi. Danlanal Kendari mendorong peningkatan kerja sama internal dan interoperabilitas antarsatuan TNI. Sinergi juga harus diperkuat melalui kolaborasi dengan kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah.

Selain itu, kemanunggalan TNI AL dengan rakyat harus terus diperkokoh sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

M. Sati Lubis menilai sinergi menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dengan kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah dan masyarakat, berbagai persoalan di wilayah maritim dapat diantisipasi dan ditangani secara lebih efektif.

Ia mengatakan, arah operasi TNI AL ke depan harus semakin jelas dan terukur. Salah satunya dengan mempertahankan serta meningkatkan prestasi dan kinerja yang telah dicapai sebelumnya.

Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui penggagalan penyelundupan narkotika yang berpotensi merusak generasi muda serta penindakan terhadap praktik illegal fishing yang merugikan perekonomian nasional.

“Amankan sumber daya alam strategis serta ruang laut yang menjadi bagian penting dari kedaulatan dan ketahanan nasional,” ujarnya.

Selain aspek penegakan hukum dan pengamanan wilayah laut, TNI AL juga diminta terus meningkatkan kegiatan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat, kata M. Sati Lubis, merupakan bagian dari pengabdian yang tidak terpisahkan dari tugas TNI AL. Karena itu, berbagai program sosial, kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat perlu terus diperkuat.

Dalam kesempatan tersebut, M. Sati Lubis juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AL di mana pun berada dan bertugas.

Ia mengapresiasi loyalitas, dedikasi serta pengabdian tulus dan ikhlas yang telah diberikan demi kepentingan bangsa dan negara.

Menurutnya, seluruh pengabdian tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi dan kehormatan TNI AL sebagai penjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Ia menegaskan, sasaran akhir yang ingin dicapai adalah terwujudnya TNI AL yang modern, tangguh dan selalu siap menjalankan setiap tugas negara secara tuntas dan berhasil.

“Mari jaga laut kita bersama dari hulu sungai sampai laut lepas. Jangan sampai sejengkal wilayah perairan luput dari pengawasan TNI AL,” pungkasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kesiapsiagaan, profesionalisme dan sinergi harus menjadi kekuatan utama TNI AL dalam menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memastikan ruang laut Indonesia tetap aman, terjaga dan memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA