Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bersama Pemerintah Kota Kendari Pantau Penyaluran BBM Subsidi

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 19:55 4 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Sales Area Sulawesi Tenggara bersama DPRD Kota Kendari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kendari melakukan pemantauan penyaluran BBM Subsidi di sejumlah SPBU di wilayah Kota Kendari.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari sinergi Pertamina bersama pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran BBM Subsidi berjalan dengan lancar, kondusif, dan tepat sasaran. Tim bersama-sama melihat kondisi pelayanan di SPBU serta melakukan koordinasi terkait dinamika penyaluran BBM di lapangan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pemantauan adalah kesesuaian QR Code dengan nomor polisi (nopol) kendaraan saat konsumen melakukan transaksi BBM Subsidi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan QR Code digunakan sesuai dengan kendaraan yang terdaftar dan mencegah terjadinya penyalahgunaan dalam transaksi.

Selain itu, pemantauan juga mencermati adanya kondisi ketika QR Code milik konsumen digunakan oleh oknum atau konsumen lain. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina mengimbau konsumen untuk menjaga keamanan QR Code masing-masing dan segera melakukan reset QR Code apabila mendapati indikasi QR Code digunakan oleh pihak lain.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pengawasan terhadap penggunaan QR Code menjadi bagian dari upaya Pertamina memastikan penyaluran BBM Subsidi tetap tepat sasaran.

“Dalam pemantauan di lapangan, salah satu yang kami perhatikan adalah kesesuaian QR Code dengan nomor polisi kendaraan saat transaksi BBM Subsidi. Ini penting untuk memastikan QR Code digunakan oleh kendaraan yang sesuai dan penyaluran BBM Subsidi tetap berjalan sebagaimana ketentuan,” ujar Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM di Kota Kendari, mulai dari pemantauan stok dan distribusi, evaluasi pelayanan SPBU, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Pengawasan juga terus diperkuat untuk memastikan BBM Subsidi disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Pertamina bersama pemerintah daerah dan pihak terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan serta mengambil langkah yang diperlukan apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan.

Lilik juga mengimbau konsumen yang menemukan adanya penggunaan QR Code oleh pihak lain untuk segera melakukan reset secara mandiri.

“Jika konsumen menemukan QR Code kendaraannya digunakan oleh pihak lain, dapat segera melakukan reset secara mandiri melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Dengan cara login menggunakan data kendaraan yang sudah terdaftar, kemudian pilih menu ‘Lihat Kode QR’ dan dilanjutkan dengan memilih ‘Reset Kode QR’. Langkah ini dapat dilakukan untuk mengamankan kembali QR Code agar tidak digunakan oleh pihak yang tidak berhak,” jelas Lilik.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan layanan di lembaga penyalur resmi Pertamina. Masyarakat juga diharapkan memastikan QR Code yang digunakan sesuai dengan kendaraan dan tidak memberikan akses QR Code kepada pihak lain.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM di Kota Kendari sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan yang baik, menjaga ketertiban transaksi, dan memastikan BBM Subsidi diterima oleh masyarakat yang berhak.

Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan dan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA