BritaTOP.Com, BITUNG – Komitmen menjaga keandalan pasokan energi di Sulawesi kembali ditegaskan melalui kunjungan Management Walkthrough (MWT) Direktur Manajemen Risiko dan Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) ke Integrated Terminal (IT) Bitung, Kamis (12/2).
Kunjungan tersebut dihadiri Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Penunjang Bisnis M. Erry Sugiharto, Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga Putut Andriatno, Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar, serta jajaran manajemen.
Sebagai salah satu terminal strategis di wilayah Sulawesi Utara, IT Bitung memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas pasokan BBM dan LPG. Dalam agenda tersebut, Direksi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur, keandalan sistem distribusi, efektivitas kontrol HSSE, penguatan mitigasi risiko, serta kesinambungan rantai pasok energi.

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin menegaskan bahwa keandalan operasional harus berjalan seiring dengan manajemen risiko yang disiplin.
“Terminal BBM merupakan objek vital yang menopang akses energi masyarakat. Karena itu, setiap potensi risiko harus diidentifikasi, dimitigasi, dan dikendalikan secara sistematis. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, dengan kontrol yang kuat dan berlapis,” ujar Ahmad Siddik.
Dalam kunjungan tersebut, Direksi juga berdialog langsung dengan pekerja guna memastikan budaya keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur dijalankan secara konsisten di lapangan.
EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menyampaikan bahwa IT Bitung memegang peranan strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi di Sulawesi Utara dan sekitarnya.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur, sistem distribusi, serta SDM berada dalam kondisi optimal. Kesiapan ini bukan hanya untuk Satgas RAFI, tetapi juga untuk menjamin keberlanjutan layanan energi kepada masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Deny.
Selain aspek operasional, MWT ini juga menjadi momentum penguatan tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta peningkatan efektivitas koordinasi antar fungsi guna memastikan distribusi energi berjalan aman, andal, dan konsisten.

Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum M menambahkan bahwa kehadiran Direksi di lapangan merupakan bentuk pengawasan aktif sekaligus kepemimpinan langsung terhadap operasional perusahaan.
“Kunjungan ini menunjukkan komitmen manajemen dalam memastikan standar keselamatan, kualitas layanan, serta keandalan pasokan benar-benar terimplementasi di lapangan. Pertamina terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui operasi yang profesional dan akuntabel,” tutup Rum.
Informasi mengenai seluruh layanan dan produk Pertamina dapat diakses melalui website mypertamina.id, media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau melalui Pertamina Call Center (PCC) 135. (red)
Tidak ada komentar