Prof Andi Bahrun Kembali Dilantik Jadi Rektor Unsultra Periode 2025–2029

waktu baca 4 menit
Kamis, 1 Jan 2026 07:04 77 Tim Redaksi

BritaTOP.Com, KENDARI- Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc., Agric kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. M. Yusuf, S.H., M.H., di Hotel Claro Kendari, Rabu (31/12/2025).

Usai pelantikan, Prof. Andi Bahrun menyampaikan bahwa kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya merupakan anugerah sekaligus amanah besar. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut mengandung tanggung jawab moral yang tidak ringan, baik dalam aspek akademik maupun sosial.

“Alhamdulillah, saya telah menyelesaikan amanah pada periode sebelumnya dan hari ini kembali dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Rektor. Ini tentu sebuah berkah, namun di balik itu terdapat tanggung jawab yang besar,” ujarnya.

Ia optimistis amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik berkat kebersamaan sivitas akademika Unsultra, serta dukungan dari LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi antara Unsultra dan pemerintah daerah akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya percepatan kemajuan kampus.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka membawakan sambutan.

“Kolaborasi Unsultra dengan pemerintah daerah akan terus ditingkatkan. Hal ini menjadi tambahan motivasi dan semangat bagi kami untuk melakukan lompatan percepatan ke depan,” kata Prof. Andi Bahrun.

Ia mengungkapkan bahwa pendidikan tinggi saat ini berada dalam pusaran tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, perkembangan kecerdasan buatan (AI), komputasi kuantum, perubahan iklim, transformasi ekonomi hijau, hingga tuntutan peningkatan kualitas dan daya saing lulusan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut perguruan tinggi, termasuk Unsultra, untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi secara berkelanjutan. Karena itu, Unsultra akan memantapkan visi dream to become a future university melalui penguatan tata kelola perguruan tinggi.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Andi Lukman.

Selain tata kelola, Prof. Andi Bahrun menekankan pentingnya penguatan integritas dan jati diri institusi yang berlandaskan nilai-nilai akademik, kearifan lokal, serta semangat kebhinekaan. Unsultra juga akan terus memperluas jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna meningkatkan reputasi kampus hingga ke level global.

“Tantangan pasti selalu ada dalam perjalanan institusi. Namun bagi kami, kegiatan akademik harus tetap berjalan dan Tri Dharma Perguruan Tinggi harus terus dilaksanakan,” tegasnya.

Terkait dinamika dan polemik yang sempat muncul di internal yayasan, Prof. Andi Bahrun berharap setiap perbedaan dapat diselesaikan dengan baik dan bijaksana, sehingga tercipta kepastian dan suasana yang kondusif bagi kemajuan Unsultra ke depan.

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara, M. Yusuf.

Sebelumnya, Gubernur Andi Sumangerukka mengungkapkan,   bahwa pelantikan Prof. Andi Bahrun sebagai Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) periode 2025–2029 bukan sekadar agenda seremonial. Pelantikan tersebut merupakan amanat besar sekaligus bentuk kepercayaan para pemangku kepentingan atas kapasitas kepemimpinan, integritas, dan dedikasi Prof. Andi Bahrun.

Penegasan itu disampaikan Gubernur dalam acara pelantikan Rektor Unsultra yang turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara Dr. Andi Lukman dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara Dr. M. Yusuf, di salah satu hotel di Kendari, Rabu (31/12/2025).

Menurut Gubernur, pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan perguruan tinggi. Namun, dunia pendidikan tinggi kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Andi Bahrun.

“Transformasi digital, revolusi industri, serta perubahan sosial ekonomi yang sangat cepat menuntut perguruan tinggi tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi pelopor inovasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai Unsultra memiliki peran strategis dalam perjalanan pembangunan Sulawesi Tenggara. Karena itu, kampus tersebut diharapkan terus bergerak maju, berinovasi, dan konsisten menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai tuntutan zaman. Tantangan tersebut, lanjut Gubernur, hanya dapat dijawab dengan kepemimpinan yang profesional, kredibel, dan visioner.

Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan sinergi Unsultra dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta para pemangku kepentingan lainnya guna membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kuat, kompetitif, dan responsif terhadap perubahan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen meningkatkan kolaborasi dengan Unsultra. Insyaallah, pada waktunya nanti saya juga akan menyempatkan diri memberikan kuliah umum di Unsultra,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi, lanjut Andi Sumangerukka, akan terus mendukung pengembangan Unsultra agar semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Ia berharap kepemimpinan Prof. Andi Bahrun mampu memperkuat visi strategis kampus dalam mencetak lulusan unggul, berdaya saing global, serta menjadikan Unsultra sebagai pusat inovasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat.

Gubernur juga mengajak seluruh sivitas akademika Unsultra untuk bersinergi mendukung program strategis pemerintah pusat dan daerah, menjaga kebersamaan, serta memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ia turut berpesan agar polemik internal yayasan yang belakangan mencuat dapat diselesaikan secara bijak dan bermartabat. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA