BritaTop.Com, KENDARI- Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof. Dr. Andi Bahrun, M.Sc., Agric sukses melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) periode 2025/2026, di WTC Unsultra, pada Kamis (4/9). Kesempatan tersebut, Rektor menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan.
Prof Andi Bahrun menyampaikan rasa syukur atas lancarnya proses pemilihan pengurus organisasi kemahasiswaan tersebut. Pelantikan ini sebagai momentum bersejarah yang lahir di tengah semangat gerakan mahasiswa yang sedang berkembang di Indonesia.

“Alhamdulillah, proses pemilihan BEM dan MPM berlangsung dengan lancar dan sukses. Hari ini adalah momentum bersejarah bagi lembaga kemahasiswaan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Saya melihat aura optimisme dari kepengurusan baru, dengan visi berdampak, aspiratif, kolaboratif, dan solid,” ujar Prof. Andi Bahrun.
Ia menekankan hal penting yang harus dipegang mahasiswa yakni idealisme yang berpadu dengan realisme, gerakan berbasis data dan informasi akurat, soliditas internal, serta integritas. Lebih jauh, mahasiswa dituntut menjadi pemimpin perubahan dengan gerakan yang inovatif, inspiratif, dan dibangun dengan tata kelola organisasi yang baik.

“Mahasiswa jangan hanya menjadi pengoreksi, tetapi juga harus menjadi pemimpin perubahan. Gerakan mereka harus punya nilai di mata publik dan masyarakat, serta dibangun atas dasar integritas, inovasi, dan kreativitas,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Rektor meluncurkan program “Gelora Abdi Mahasiswa Berdampak Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Tahun 2025”. Program ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengajukan proposal lintas program studi, sehingga dapat melahirkan gagasan, inovasi, dan kreativitas yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua BEM Unsultra terpilih, Andi Reza, menyebut pelantikan ini sebagai awal komitmen baru. “Kami membentuk Kabinet Berdampak yang akan berkolaborasi dengan berbagai instansi, baik nasional maupun internasional, demi kemajuan mahasiswa, masyarakat, dan universitas. Dalam waktu dekat BEM bersama MPM akan menjalankan program Masyarakat Bercerita, sebuah gerakan turun langsung ke masyarakat untuk mendengar aspirasi dan menghadirkan kontribusi nyata mahasiswa Unsultra,” ungkapnya.
Sementara Ketua MPM Unsultra, Pikran, menegaskan bahwa MPM akan berperan sebagai mitra strategis BEM dengan menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan. “Dalam dua hari ke depan, kami akan menggelar rapat paripurna guna membahas Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) dan merancang Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) sebagai landasan kerja kepengurusan periode 2025–2026,” tutupnya. (Fuh)
Tidak ada komentar