Cegah DBD, Mahasiswa KKN Tematik UHO Ajak Masyarakat Produksi Lilin Aromaterapi dari Daun Sereh dan Jeruk

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Nov 2025 07:10 20 Tim Redaksi

BritaTop.Com, KONAWE– Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi pengusir nyamuk DBD di Desa Bajo Indah. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, sejak 12 September hingga 12 Oktober 2025.

Program ini memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, yakni daun sereh dan daun jeruk. Kedua bahan tersebut memiliki aroma khas yang terbukti mampu mengusir nyamuk sekaligus memberikan efek relaksasi, sehingga dapat menjadi alternatif perlindungan dari wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Salah satu mahasiswa KKN Tematik, Yuyun Hirawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya alam, tetapi juga membuka peluang usaha kecil.

“Pembuatan lilin aromaterapi ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Bajo Indah. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal sekaligus menambah pendapatan,” ujarnya.

Pelatihan ini mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Warga bersama mahasiswa terlibat langsung dalam proses pengumpulan bahan, pengolahan ekstrak daun, hingga pencetakan lilin aromaterapi.

Kepala Desa Bajo Indah, Sobohan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Tematik.

“Terima kasih kepada mahasiswa yang telah menghadirkan program bermanfaat ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Tim KKN Tematik sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan, Muhamad Alim Marhadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang belajar dua arah antara mahasiswa dan masyarakat.

“Program ini tidak hanya berdampak bagi warga, tetapi juga menjadi pengalaman aplikatif bagi mahasiswa. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat peran UHO dalam pengabdian masyarakat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, UHO kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengembangkan solusi berbasis potensi lokal. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA