BritaTOP.Com, KENDARI – Memiliki rumah sendiri kini semakin terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kota Kendari. Melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sultra Sejahtera, Bank Sultra bersinergi dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk memperluas akses kepemilikan hunian dengan skema pembiayaan terjangkau.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Perumahan Kota Kendari KPR FLPP Sultra Sejahtera di Balai Kota Kendari, Kamis (15/10/2026). Pada tahap awal, Bank Sultra memperoleh kuota 100 unit rumah subsidi dari BP Tapera yang menyasar ASN, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), yang belum memiliki rumah pribadi.
Melalui program ini, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat mengakses pembiayaan rumah bersubsidi dengan suku bunga tetap 5 persen per tahun dan uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1 persen.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Kepala Divisi Mitra Strategis BP Tapera Wahyudi Priyo Nugroho, Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN lingkup Pemkot Kendari.
Program ini juga melibatkan 12 pengembang perumahan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan di Sulawesi Tenggara.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan peluncuran program KPR FLPP Sultra Sejahtera merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja dan studi banding yang telah dirancang manajemen sejak tahun lalu.
Menurutnya, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hunian layak serta besarnya potensi pembiayaan perumahan bagi ASN menjadi peluang bagi Bank Sultra untuk menghadirkan layanan keuangan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami telah mendapatkan kuota awal sebanyak 100 unit dari BP Tapera dan kami menargetkan kuota ini dapat terserap habis dalam waktu dua bulan ke depan. Dengan suku bunga hanya 5 persen dan uang muka yang sangat ringan, ini adalah peluang emas yang sayang untuk dilewatkan,” jelas Andri.
Ia menegaskan, Bank Sultra tidak hanya berfokus pada penyediaan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah, tetapi juga berupaya mendukung pertumbuhan sektor perumahan secara menyeluruh.
Untuk itu, Bank Sultra turut menawarkan fasilitas Kredit Program Perumahan (KPP), yakni program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang ditujukan bagi pengembang perumahan, toko bahan bangunan, hingga pelaku usaha di kawasan permukiman.
Melalui fasilitas tersebut, para pelaku usaha di sektor perumahan diharapkan memperoleh akses pembiayaan dengan suku bunga terjangkau sehingga mampu mengembangkan usaha sekaligus mendukung ketersediaan hunian bagi masyarakat.
“Tak hanya untuk pembeli rumah, Bank Sultra juga menawarkan fasilitas pendamping, yaitu Kredit Program Perumahan (KPP) yang merupakan program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Program ini ditujukan bagi para pengembang perumahan, toko bahan bangunan, hingga pelaku usaha di kawasan permukiman dengan suku bunga terjangkau, sehingga ekosistem perumahan dapat tumbuh sehat dan bergairah dari dua sisi sekaligus,” ungkapnya.
Salurkan CSR Rp250 Juta untuk Pengembangan Ruang Terbuka Hijau
Selain memperluas akses kepemilikan rumah melalui program KPR FLPP, Bank Sultra juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan lingkungan perkotaan.
Pada kesempatan yang sama, Bank Sultra menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp250 juta kepada Pemkot Kendari. Bantuan tersebut dialokasikan khusus untuk mendukung penataan dan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Kota Kendari.
Dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi Bank Sultra dalam mendorong terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih asri, nyaman, dan berkelanjutan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Sultra atas kontribusi serta perhatian yang terus diberikan terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyambut positif hadirnya program KPR FLPP Sultra Sejahtera yang dinilai sejalan dengan upaya Pemkot Kendari dalam mewujudkan kota yang layak huni, termasuk melalui kemudahan akses kepemilikan rumah bagi ASN.
Menurut Siska, rumah memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat berteduh. Rumah merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan keluarga, membesarkan anak-anak, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Namun, ia menyadari bahwa memiliki rumah sendiri bukanlah perkara mudah bagi sebagian masyarakat. Karena itu, program pembiayaan bersubsidi dengan skema yang lebih terjangkau diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi ASN yang belum memiliki hunian pribadi.
Kehadiran program ini sekaligus menjadi peluang bagi masyarakat yang memenuhi kriteria untuk merencanakan kepemilikan rumah dengan pembiayaan yang lebih terukur.
Sinergi antara Bank Sultra, BP Tapera, dan Pemkot Kendari pun diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut pada realisasi kepemilikan rumah bagi para penerima manfaat.
Melalui program KPR FLPP Sultra Sejahtera dan penyaluran CSR untuk pengembangan RTH, Bank Sultra menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Dukungan tersebut tidak hanya diarahkan pada pertumbuhan bisnis perbankan, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, upaya menghadirkan hunian terjangkau sekaligus ruang publik yang nyaman diharapkan dapat memperkuat langkah Kota Kendari menuju kota yang semakin layak huni, maju, dan sejahtera. (Red)
Tidak ada komentar