173 Mahasiswa di Kendari Resmi Kantongi KIP Kuliah, UMKendari Dominasi Penerima

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Des 2025 18:59 112 Tim Redaksi

BritaTop.Com, KENDARI – Sebanyak 173 mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di Kota Kendari resmi menerima penyerahan simbolis Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKendari), Senin (01/12/2025). Penyerahan dilakukan oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, S.T., M.M., kepada para perwakilan mahasiswa penerima.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan dari delapan perguruan tinggi penerima program, yakni UMKendari, Universitas Mandala Waluya, Institut Dharma Barata, Politeknik Bina Husada, STMIK Catur Sakti, STIKES Pelita Ibu, STIKOM 22 Januari, dan STIPER Kendari. Dari total penerima, UMKendari menjadi kampus dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 85 orang.

Wakil Rektor III UMKendari, Dr. Yusuf, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Ahmad, S.Pd.I., M.Pd., mewakili Direktorat Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni turut mendampingi jajaran pimpinan kampus selama agenda berlangsung.

Dalam sambutannya, Rektor UMKendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa program KIP Kuliah bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi juga merupakan amanah akademik dan moral bagi mahasiswa.

“Penerima KIP adalah mereka yang disiapkan untuk berpartisipasi dalam pengembangan negara dan kampusnya. Mereka harus berprestasi, membangun Sulawesi Tenggara, dan memberi kontribusi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga menekankan peran program KIP sebagai sarana dakwah, pembinaan karakter, serta ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan minat.

“Hari ini bantuan diserahkan secara simbolis, dan kita berharap kampus-kampus tetap menjaga kualitas terbaiknya,” tambahnya.

Perwakilan LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, menegaskan pentingnya pengelolaan program KIP yang akuntabel dan tertib administrasi. Menurutnya, perguruan tinggi harus memastikan laporan program berjalan rapi dan responsif.

“Ini momentum penting memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi. Kami berharap mereka bisa menyelesaikan studi tepat waktu,” katanya.

Ia juga mengimbau mahasiswa agar memanfaatkan bantuan dengan bijak.

“Belajarlah sungguh-sungguh, jaga integritas, terlibat dalam kegiatan kampus, dan jangan menggunakan bantuan untuk hal-hal konsumtif,” pesannya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA