Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha. (F: IST) BritaTOP.Com, BAUBAU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan bahwa AMG Pantheon merupakan investasi ilegal. Penetapan tersebut merupakan hasil koordinasi bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) pusat setelah dilakukan pembahasan dan identifikasi mendalam.
Dalam keterangannya, Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengatakan, bahwa pihaknya bersama Satgas PASTI telah melakukan langkah tegas berupa pemblokiran terhadap seluruh URL, website, maupun aplikasi yang berkaitan dengan AMG Pantheon.
“Berdasarkan hasil koordinasi OJK Sultra bersama Satgas PASTI, AMG Pantheon merupakan investasi ilegal. OJK bersama Satgas PASTI sudah melakukan upaya pemblokiran URL, web, maupun aplikasi yang terkait,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi untuk menentukan langkah tindak lanjut yang akan dilakukan di daerah, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Langkah tersebut mencakup strategi jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang.
Berdasarkan hasil identifikasi awal dari diskusi yang dilakukan sebelumnya, tercatat sekitar 25.000 anggota AMG Pantheon berada di Kota Baubau. Angka ini menjadi perhatian serius mengingat potensi kerugian yang dapat ditimbulkan.
Untuk langkah jangka pendek, pihaknya akan melakukan koordinasi intensif guna menelusuri aliran dana serta mengamankan aset milik para anggota maupun pihak-pihak yang terlibat. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan ke mana arus dana investasi tersebut mengalir.
Selain itu, pihaknya berencana mendirikan posko pengaduan guna menginventarisasi laporan dari para anggota yang tergabung dalam AMG Pantheon. Melalui posko tersebut, akan mendalami proses bisnis yang dijalankan serta menghitung potensi nilai kerugian yang dialami masyarakat.
“Saat ini kami sudah mulai mengumpulkan data, informasi, dan bukti-bukti, serta mengidentifikasi sejumlah pihak yang akan didalami lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja cepat dan bersinergi guna memenuhi ekspektasi masyarakat serta menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas. (red)
Tidak ada komentar