Hari Santri Nasional 2026, Dirbinmas Polda Sultra Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Okt 2026 20:02 9 Tim Redaksi

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol Suharman Sanusi, S.I.K., bersama staf dan jajaran menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya peran santri sebagai penjaga moral bangsa sekaligus mitra strategis Polri dalam memperkuat persatuan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dirbinmas Polda Sultra menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan program prioritas Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, khususnya Quick Wins 1 melalui program Polisi Peduli Pendidikan.

Melalui program tersebut, Ditbinmas Polda Sultra berkomitmen untuk terus hadir di tengah lingkungan pesantren dan menjalin kemitraan dengan kalangan santri dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sinergi antara kepolisian dan pesantren diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter generasi muda, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

“Santri juga memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan keamanan di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan santri dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial menjadi bagian penting dalam memperkuat persatuan bangsa. Nilai-nilai toleransi, kedamaian, dan gotong royong yang tumbuh di lingkungan pesantren dapat menjadi modal sosial dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Polda Sultra melalui fungsi pembinaan masyarakat juga terus mendorong pendekatan yang humanis serta memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pengelola pesantren, dan komunitas santri.

Melalui kolaborasi tersebut, upaya menjaga kamtibmas diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran bersama di tengah masyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang religius, berkarakter, dan peduli terhadap masa depan bangsa.

Dengan semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Ditbinmas Polda Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Anoa. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA