Ketua Yayasan STIE 66 Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M. BritaTOP.Com, KENDARI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari semakin dekat mewujudkan transformasi kelembagaan menjadi universitas. Pihak kampus menargetkan perubahan bentuk tersebut dapat terealisasi pada tahun 2026 setelah seluruh persyaratan utama dinyatakan terpenuhi dan saat ini tinggal menunggu asesmen lapangan dari Kementerian Pendidikan Tinggi.
Ketua Yayasan STIE 66 Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M., menjelaskan bahwa proses perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi universitas memiliki mekanisme berbeda dengan pembukaan program studi baru. Menurutnya, perubahan bentuk merupakan kewenangan yayasan yang berkoordinasi langsung dengan kementerian, sedangkan pembukaan program studi berada pada ranah pengelola perguruan tinggi.
Ia mengungkapkan, persiapan menuju perubahan bentuk telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir dengan mempertimbangkan kebutuhan pengembangan institusi dan tuntutan dunia kerja di masa depan.
“Alhamdulillah, dari beberapa program studi yang kami usulkan, ada tiga program studi yang telah lolos uji kelayakan dan mendapatkan persetujuan dari kementerian,” ujarnya.
Tiga program studi tersebut yakni Sistem dan Sains Data, Teknik Industri, serta Sistem dan Teknologi Informasi. Kehadiran program studi baru tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan kampus yang mengusung identitas kuat di bidang kewirausahaan dan teknologi digital.
Ichsanuddin menegaskan, seluruh program studi di lingkungan STIE 66 Kendari nantinya akan mengintegrasikan unsur digitalisasi dan kewirausahaan dalam kurikulum. Selain itu, penguatan kompetensi bahasa Inggris juga menjadi perhatian utama guna mendukung daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
“Semua program studi nantinya harus memiliki identitas yang kuat pada teknologi digital dan kewirausahaan. Ini menjadi ciri khas yang akan kami bangun,” katanya.
Terkait proses perubahan bentuk, ia menyebut seluruh dokumen perbaikan yang diminta kementerian telah diunggah dan berhasil melewati tahap verifikasi administrasi.
“Alhamdulillah, semua perbaikan sudah kami upload dan sudah diverifikasi. Saat ini kami tinggal menunggu asesmen lapangan,” jelasnya.
STIE 66 Kendari menargetkan Surat Keputusan (SK) perubahan bentuk dapat terbit pada tahun ini. Jika asesmen lapangan berjalan sesuai jadwal dan SK terbit sebelum Agustus 2026, maka penerimaan mahasiswa baru untuk tiga program studi tersebut dapat dilakukan pada tahun akademik berjalan.
Namun jika proses penerbitan SK melewati Agustus, pihak kampus tetap optimistis status universitas dapat diperoleh sebelum akhir tahun sehingga penerimaan mahasiswa baru pada program studi baru dapat dibuka pada tahun akademik berikutnya.
“Kami berharap tahun 2026 ini STIE 66 sudah resmi berubah bentuk menjadi universitas. Itu menjadi target yang terus kami upayakan,” pungkasnya. (red)
Tidak ada komentar