BritaTop.Com, KOLAKA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki resmi membentuk dan melantik Organisasi Sayap Pemuda dan Tamalaki se-Sulawesi Tenggara melalui Musyawarah Kerja Adat Pusat (Muskerdatpus) yang digelar pada Kamis, 20 November 2024 di Hotel Sutan Raja, Kolaka. Momentum bersejarah ini ditandai dengan penyerahan SK Nomor 32/KPTS/DPP/LAT/XI/2025 yang menetapkan struktur kepemimpinan organisasi sayap tersebut.
Dalam SK tersebut, Dr. Adrian Tawai, S.Sos., M.Si. dikukuhkan sebagai Taduno Anomongguro Tamalaki LAT, atau panglima/pimpinan Pemuda Tamalaki LAT. Selain itu, sebanyak 36 organisasi pemuda dan tamalaki se-Sultra turut dikukuhkan dengan gelar adat Polapi Wungguarono LAT, yang bermakna pasukan pelapis dada Lembaga Adat Tolaki.
Adapun 36 organisasi yang tergabung dalam sayap Pemuda & Tamalaki LAT antara lain:
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Lembaga Adat Tolaki, Dr. H. Lukman Abunawas, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Ketua Umum I Bidang Pemuda dan Tamalaki, Dr. Adrian Tawai, S.Sos., M.Si. Acara ini turut disaksikan oleh unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Kolaka, para pengurus, serta tamu undangan.
Dalam amanatnya, Dr. Lukman Abunawas menegaskan bahwa kehadiran organisasi sayap ini harus membawa manfaat besar bagi masyarakat.
“Organisasi Sayap Pemuda dan Tamalaki harus mendukung pemerintah, TNI/Polri, dan menjadi pelindung masyarakat sebagai keluarga besar kita,” tegasnya.
Sementara itu, Dr. Adrian Tawai dalam wawancara menyampaikan bahwa pembentukan organisasi sayap merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan pelestarian adat Tolaki.
“Organisasi sayap ini dibentuk untuk mendukung seluruh program pelestarian adat budaya, penegakan hak-hak masyarakat adat, penguatan kelembagaan, serta mendukung penuh program-program DPP Lembaga Adat Tolaki,” ujarnya.
Pelantikan ini menandai fase baru konsolidasi pemuda dan tamalaki Tolaki dalam memperkuat adat, budaya, serta peran sosial di Sulawesi Tenggara. Organisasi sayap ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah adat Tolaki sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. (Red)
Tidak ada komentar